Lebih dari Sekadar Kata-kata: Mengapa Layanan Penerjemahan Adalah Langkah Berikutnya untuk Gereja yang Benar-benar Ramah

Apakah komunitas gereja Anda semakin beragam? Apakah Anda melihat wajah-wajah baru dari berbagai negara, namun bertanya-tanya apakah mereka merasa benar-benar di rumah? Dalam komunitas kita yang semakin global, bahasa bisa menjadi penghalang terakhir yang membuat orang terpinggirkan—mencegah mereka bergerak dari sekadar tamu menjadi keluarga.

Coba Gratis Minggu Ini

Misi: Ini Lebih dari Sekadar Sambutan, Ini tentang Martabat

Mengapa gereja harus berinvestasi dalam penerjemahan? Jawaban sederhananya adalah ini masalah martabat dan misi. Bayangkan tiba di gereja dan tidak dapat memahami khotbah atau doa — ini akan sangat mengasingkan.

Menyediakan cara bagi orang-orang untuk mendengar Firman Tuhan dalam bahasa hati mereka sendiri adalah tindakan penghormatan. Ini adalah cara nyata untuk mengatakan, "Anda terlihat, Anda dihargai, dan Anda termasuk di sini."

Dalam Kisah Para Rasul 2, pencurahan Roh Kudus pada Pentakosta memberdayakan para murid untuk memberitakan injil dalam bahasa-bahasa yang dapat dimengerti orang. Jika itu menjadi prioritas bagi Allah saat Gereja lahir, itu seharusnya menjadi prioritas bagi kita hari ini.

Lihat Melampaui Khotbah untuk Membangun Komunitas

Meskipun menerjemahkan khotbah sangat penting, kunci sebenarnya untuk integrasi terletak pada pengumuman. Khotbah memberi makan roh, tetapi pengumuman membangun tubuh. Di sinilah komunitas terjadi. Ketika orang dapat memahami panggilan untuk relawan, detail untuk kelompok kecil, atau undangan untuk makan bersama, mereka diberdayakan untuk berpartisipasi. Ini adalah pintu menuju rasa memiliki.

Caranya: Memahami Teknologi yang Memungkinkannya

Banyak orang menggunakan kata "terjemahan" dan "interpretasi" secara bergantian. Secara tradisional, terjemahan adalah untuk teks tertulis dan interpretasi adalah untuk pidato langsung. Layanan otomatis modern, seperti Breeze Translate, telah menciptakan hibrida baru yang kuat. Metode ini menyediakan cara yang sederhana dan terukur untuk membuat seluruh ibadah Anda dapat diakses, tidak hanya bagi mereka yang berbicara bahasa berbeda, tetapi juga bagi mereka yang sulit mendengar.

Hambatan: Mengapa Alat Gratis dan Relawan Tidak Cukup

Banyak gereja memulai dengan menggunakan alat gratis atau mengandalkan relawan. Meskipun berniat baik, pendekatan ini memiliki jebakan yang signifikan.

Di Breeze Translate, hati kami adalah menyediakan sesuatu yang sangat terjangkau sehingga harga tidak lagi menjadi penghalang bagi gereja mana pun. Kami ingin menawarkan layanan yang sederhana, andal, dan fleksibel yang berfungsi untuk semua orang, terlepas dari ukurannya.

Langkah Pertama Anda: Memulai dalam Hitungan Menit

Anda tidak memerlukan anggaran besar atau ahli teknologi untuk memulai. Memulai dengan Breeze Translate dirancang sesederhana mungkin.

Buahnya: Kisah Hidup dan Komunitas yang Diubah

Jadi, apa yang terjadi ketika Anda menghilangkan hambatan bahasa? Kisah-kisah dari gereja-gereja yang menggunakan Breeze Translate berbicara sendiri.

Dari seorang pria Iran yang memahami 90% khotbah untuk pertama kalinya, hingga kelas baptisan di mana 15 dari 20 anggota mengandalkan penerjemahan, dampaknya sangat mendalam. Ini adalah perasaan memiliki yang mengarah pada makan bersama di gereja, di mana orang-orang dari seluruh dunia membawa hidangan dari negara asal mereka dan makan bersama sebagai satu keluarga.

Ini lebih dari sekadar alat teknologi. Ini adalah alat pelayanan untuk memenuhi Amanat Agung, tepat di dalam empat dinding Anda sendiri.

  • Salah satu anggota jemaat kami menjelaskan, dengan emosi yang nyata, bagaimana ini adalah pertama kalinya ia mendengarkan khotbah dalam bahasanya sendiri dalam lebih dari 7 tahun. Ia berbicara bahasa Afrika minor, dan ia berbagi betapa besarnya dampak yang dirasakannya karena akhirnya memahami SELURUH apa yang dikhotbahkan.
  • Sepasang suami istri muda dari Timur Tengah harus meninggalkan negara mereka karena iman mereka. Salah satunya berbicara bahasa Inggris dengan tingkat tinggi, yang lainnya hampir tidak bisa berbahasa Inggris. Keduanya dapat terlibat dengan kami selama ibadah Minggu dan pelatihan gereja karena Breeze.
  • Pertama kali kami mencoba Breeze... ada kegembiraan yang luar biasa di ruangan itu saat orang-orang menemukan dialek Afrika, Tiongkok, dan India mereka sendiri—orang-orang berseru kegirangan saat menemukan Igbo, Malayalam, [dan] Yoruba di daftar. Memiliki momen koneksi, di tempat spiritual, dengan bahasa asal Anda sungguh berharga.

Siap Menyambut Semua Orang?

Mulai uji coba gratis Anda hari ini dan lihat bagaimana penerjemahan dapat mengubah komunitas gereja Anda.

Coba Gratis Minggu Ini