Lebih dari Sekadar Kata-kata: Bagaimana Tempat-tempat Ibadah Menjembatani Kesenjangan Bahasa dan Membangun Hubungan yang Lebih Dalam

Di dunia yang semakin terhubung ini, tempat-tempat ibadah semakin menjadi rumah bagi orang-orang dari setiap suku dan bangsa. Namun, dengan keanekaragaman yang indah ini datang pula tantangan: bagaimana Anda memastikan setiap orang merasa disambut, dilibatkan, dan dapat terhubung dengan pesan yang disampaikan ketika mereka tidak berbicara bahasa utama?

Coba gratis Minggu ini

Kami merasa terharu mendengar kisah-kisah dari komunitas yang menggunakan Breeze Translate untuk mengatasi hambatan ini. Ini lebih dari sekadar terjemahan; ini tentang menciptakan rasa kekeluargaan yang sejati, memperdalam iman, dan memastikan Injil dapat diakses oleh semua.

Membuat Setiap Orang Merasa Benar-benar Disambut

Bagi banyak tempat ibadah, Breeze telah menjadi alat yang vital untuk keramah-tamahan, menunjukkan kepada pendatang baru bahwa mereka dihargai sejak saat mereka melangkahkan kaki masuk.

Di MRC Oxford, alat ini telah menjadi jembatan penghubung. Mereka mencatat bagaimana alat ini menunjukkan komitmen untuk menyambut orang-orang dari semua kebangsaan, yang "memberi mereka rasa disambut, dicintai, dan diperhatikan, serta membuat mereka ingin terus datang ke tempat ibadah".

Breeze Translate adalah alat yang luar biasa, mudah, dan dapat diakses yang memungkinkan kami menyambut dengan hangat dan berkomunikasi secara efektif dengan berbagai orang yang sebaliknya akan sangat menantang.
Silver Street Church

Memahami untuk Pertama Kalinya

Bagi individu yang selama bertahun-tahun tidak dapat sepenuhnya memahami khotbah, dampak terjemahan yang jelas sangat mendalam dan sering kali emosional.

Pengalaman ini juga dirasakan oleh orang lain. Seorang pria dari Iran dengan kemampuan bahasa Inggris terbatas memberitahu pemimpin tempat ibadahnya di Silver Street Church bahwa dengan bantuan Breeze Translate, ia kini dapat memahami 90% dari khotbah. Di Christ Church Newcastle, seorang pria sangat gembira ketika ia akhirnya dapat mendengar Injil dikhotbahkan dengan setia dengan cara yang dapat ia pahami setelah sempat kecewa dengan Injil yang keliru di tempat ibadah lain.

Salah satu anggota jemaat kami menjelaskan, dengan emosi yang nyata betapa ini adalah pertama kalinya ia mendapatkan khotbah dalam bahasanya sendiri selama lebih dari 7 tahun... ia berbagi betapa besarnya dampak yang dirasakannya karena akhirnya dapat memahami semua yang dikhotbahkan.
NEFC

Lebih dari Khotbah: Terhubung dengan Seluruh Kebaktian

Banyak tempat ibadah menemukan bahwa terjemahan bukan hanya untuk pesan utama. Ini memungkinkan keterlibatan yang lebih dalam dengan setiap bagian dari kebaktian, dari doa spontan hingga ibadah. iHarvest, sebuah tempat ibadah dengan lebih dari 20 bahasa yang digunakan dalam jemaatnya, menemukan bahwa Breeze membantu orang tetap terhubung dengan momen-momen spontan yang "sulit diakses oleh orang-orang yang berbicara bahasa Inggris sebagai bahasa kedua mereka".

Breeze sangat akurat sehingga mereka dapat dengan cepat membuka ponsel mereka dan mengikuti dalam bahasa pilihan mereka, tetap lebih terhubung dengan aliran Roh Kudus dalam pertemuan.
iHarvest

Sebuah "Pengubah Permainan" untuk Pelayanan Multikultural

Bagi komunitas dengan pengunjung internasional yang terus berubah atau populasi imigran yang besar, memiliki alat yang andal dan mudah digunakan adalah hal yang esensial.

Di sebuah tempat ibadah di Hounslow di mana sekitar 60% jemaat tidak berbicara bahasa Inggris dengan tingkat yang tinggi, kejelasan yang diperoleh dari menghubungkan terjemahan langsung ke soundboard mereka telah "sangat membantu" dan "membuat perbedaan besar".

Tindakan sederhana dalam menyediakan pilihan bahasa dapat menciptakan momen-momen koneksi yang kuat. Di iHarvest, ketika mereka pertama kali memperkenalkan alat ini, ada "kegembiraan yang membara di ruangan" saat orang-orang dengan semangat menemukan dialek asal mereka tersedia.

Bagi kami, saya akan menggambarkan Breeze sebagai pengubah permainan. Ini memungkinkan Injil menjangkau semua bangsa di dalam tempat ibadah kami dan telah membuat dampak yang signifikan dalam waktu singkat kami menggunakannya.
South Tenerife Christian Fellowship

Kisah-kisah Transformasi

Dari penutur bahasa Farsi di St Gabriel's Cricklewood yang "semakin mendalam dengan Tuhan melalui pemahaman yang lebih penuh" hingga kaum tunarungu di Woodlands Church yang dapat mengikuti transkrip bahasa Inggris di ponsel mereka, kisah-kisah ini adalah pengingat kuat bahwa ketika kita menghilangkan hambatan, kita membuka pintu bagi koneksi—satu sama lain dan dengan Tuhan.

Siap untuk Mentransformasi Tempat Ibadah Anda?

Bergabunglah dengan tempat-tempat ibadah di seluruh dunia yang menggunakan Breeze Translate untuk membangun hubungan yang lebih dalam dan menyambut setiap orang.

Coba gratis Minggu ini